Perlukah Memasang Social Share Button di Halaman Web / Blog?

Social share

Satu-satunya kesamaan setiap blog atau web adalah adanya tombol social share. Kamu tidak akan asing lagi dengan tombol ini. Tombol social share biasanya dipasang tepat dibawah judul artikel atau tepat setelah artikel selesai.

..Dan ada juga yang memasang tombol social share mengikuti layar browser kita.

Pertanyaannya, kenapa memasang social share?

Untuk kamu yang belum tahu. Tombol social share adalah tombol dengan icon-icon seperti facebook, google, twitter, dan social media lainnya. Tombol tersebut jika ditekan akan otomatis membagikan halaman yang sedang kamu baca di social media kamu.

Webmaster atau blogger biasanya memasang tombol social share dengan harapan pembaca membagikan tulisan-tulisan mereka agar trafik dan pageviews meningkat.

Tombol ini kemudian ditempatkan dan di-desain sedemikian rupa, secantik mungkin, semenarik mungkin agar pembaca melihatnya dan tentunya melakukan klik.

Pertanyaan lainnya, apakah tombol socal share cukup efektif menaikan trafik?

Ekspektasi dan Kenyataan Social Share

Di dunia yang ideal, pembaca membagikan halaman yang mereka baca di social media mereka. Teman-teman mereka kemudian melihat itu dan mengunjungi web tersebut…

…Selanjutnya teman dari teman-teman merekeka melihat dan mambagikan halaman tersebut di social media mereka juga. BOOM! tulisan tersebut viral. Kita mendapatkan banyak trafik dan penjualan.

Ya, itulah indahnya dunia yang ideal.

Kenyataannya, jangankan untuk viral. Ada yang membagikan satu orang pun cukup sulit. Dan alih-alih membuat mereka bersedia membagikan, mereka justru keluar dari halaman web karena waktu loading yang lama.

Satu hal yang perlu kita sadari. Harga dipasangnya social share adalah waktu loading yang akan lebih lambat.

(Baca: Plugin terbaik untuk mempercepat loading blog.)

Berikut adalah beberapa harga yang harus kamu bayar jika memasang social share.

Loading Lebih Lambat (Terutama di Mobile)

Setiap tombol sharing facebook like, google +, twitter tweet bisa menambah sampai 400kb dan 40 server request.

Sebagai gambaran, halaman blog normal yang tidak memasang iklan, biasanya memiliki ukuran 200kb dan 60 server request.

Salah satu tombol social share yang paling populer "sharing is caring!"

Salah satu tombol social share yang paling populer “sharing is caring!”

Tahukah kamu, menurut studi Akamai 79% pengunjung kamu hanya bersedia menuggu waktu loading hanya tiga detik saja!.

Bahkan Google telah mengumumkan bahwa loading yang lambat akan memengaruhi ranking SEO sebuah web. Terutama di mobile.

Hal ini tentunya isu serius. Google tidak main-main dengan kecepatan loading.

Beruntung jika ranking turun hanya di mobile saja. Sejak adanya “mobile first” indexing, Google memprioritaskan bahwa jika suatu web loading dengan baik di mobile, tentunya desktop juga.

Sebaliknya, jika mobile saja lambat, drop saja, termasuk SERP untuk hasil desktop. Kedengarannya mungkin tidak adil. Tetapi google telah memutuskan itu.

Menurunnya User Engagement

Dengan menyediakan tombol social share, secara tidak langsung kamu telah mengizinkan engagement tentang isu yang ditulis terjadi di-luar. Ketika seseorang melakukan sharing, percakapan tentang isu tersebut akan berakhir di social media mereka.

Artinya apa?

Kamu mungkin tidak akan pernah tau apa yang mereka bicarakan.

Hal ini mungkin bukan isu serius. Tetapi jika tulisan kamu viral. Setelah mengklik tombol social share orang tersebut akan berakhir di halaman social media mereka.

..artinya bounce rate kamu akan meningkat. Dan ini buruk.

Jadi, Apakah Kamu Perlu Tombol Social Share?

Tentunya kamu berharap dengan memasang social share akan terjadi engagement dan peningkatan trafik. Tetapi bagaimana cara menentukan apakah web/blog kita perlu social share.

Ya kamu mungkin belum perlu tombol social share.

Untuk mengetahunya, lakukan analisis sederhana. Caranya, lihat kategori mana dibagian blog kamu yang memiliki komentar paling banyak. Selanjutnya cari tahu seberapa cepat koneksi internet pembaca blog kamu.

..kamu bisa mendapatkan informasi tersebut di Google Analytics.

Jika dirasa internet mereka cukup cepat, jangan sungkan untuk memasang tombol social share.

Dan pastikan, tombol social share hanya dipasang satu kali di halaman tersebut.

Alternatif..

Selain social share, kamu juga masih memiliki opsi untuk meminta mereka membagikan link blog di setiap tulisan kamu. Ingat, tidak perlu social share. Cukup minta dengan baik saja.

Jika tulisan kamu tentunya memiliki impact dan cukup berkualitas, besar kemungkinan mereka akan bersedia membagikan tulisan kamu.

Referensi:
* https://www.moovweb.com/anyone-use-social-sharing-buttons-mobile/
* https://dannybrown.me/2016/10/20/why-social-sharing-buttons-might-not-be-needed-on-your-blog/
{ 1 comment… add one }
  • Galang Adhi Wirasto 13/08/2018, 8:25 pm

    Waa ada riset juga ternyata tentang social share. Baru kali ini baca artikel yang mengatakan tidak perlu pasang tombol social share di blog, padahal banyak website di luar sana yang hampir semuanya merekomendasikan social share di blog, entah untuk alasan traffic atau lainnya.

Leave a Comment