Cara Mudah Mempercepat Loading Blog Hingga 30%

Mempercepat loading blog sekarang ini bukan hal yang sulit, banyak tools yang bisa dimanfaatkan untuk mempercepat blog. Kali ini saya akan coba menulis cara mempercepat blog dengan cara yang sangat mudah, tetapi bisa meningkatkan loading hingga 30%.

Setelah itu, kita bisa lebih jauh mempercepat blog dengan cara mengubah code .htaccess jika memakai apache.

Tutorial ini adalah tutorial lama, lihat tutorial terbaru cara mempercepat blog

Awalnya saya mempercepat blog ini karena mendapatkan score yang jelek di GTmetrix, yaitu 77% page speed dan 65% untuk Yslow. Setelah melakukan cara yang saya tulis sekarang blog saya menjadi lebih cepat, dan score-nya menjadi 90% dan 72%.

Kenapa sih harus repot-repot mempercepat blog?

Pertama, page loading merupakan dasar SEO dan faktor yang dihitung oleh algoritma google dalam menempatkan posisi ranking blog atau bahkan dalam SERP (Search Engine Result Page) sendiri.

Kedua, kita bisa menjaga agar visitor tetap nyaman dan berlama-lama di blog kita. Artinya, mempercepat blog juga bisa menekan bounce rate turun.
Mempercepat loading blog

Pengujian Pertama

Benchmark Seberapa Cepat kita Mempercepat Blog

Bagaimana kita tahu kecepatan blog kita?

Ada beberapa tools gratis yang bisa kita manfaatkan untuk mengetahui seberapa cepat loading. Kita bisa menganalisisnya, pertama kita testing terlebih dahulu blog. Setelah itu kita tes lagi dan lihat perbedaannya setelah kita mengoptimalkan.

Beberapa tools yang bisa dipakai untuk benchmark kecepatan blog:

Favorit saya Webpagetest, pingdom dan GTMetrix, alatnya simpel, tetapi sangat membantu. Setelah kita test, kita dikasih tahu hal-hal apa saja yang harus kita perbaiki untuk mempercepat blog kita, bahkan cara mempercepat blog-nya pun dijelaskan.

5 Langkah Mudah Cara Mempercepat Blog hingga 30%

Sekarang kamu bisa mencoba langkah-langkah yang saya coba untuk mempercepat blog. Setelah itu, kita bisa mempercepat loading blog dengan mengoperek .htaccess.

Oke, mari kita mulai. Ikuti langkah-langkah di bawah untuk mempercepat blog hingga 30%.

Minimalkan Gambar dan Formatnya

Apa maksudnya?

Untuk mempercepat blog sebaiknya kamu buang gambar-gambar yang tidak berguna. Ada kalanya kita memakai gambar untuk background, coba ganti gambar tersebut dengan warna html.

Setelah meminimalkan gambar, coba gunakan format gambar yang sama. Maksudnya, kamu tidak harus memakai banyak format gambar seperti .png, .jpg, .gif, dll.

Untuk gambar berwarna saya lebih suka dengan jpg, itu juga saya kompress dulu di photoshop. Untuk gambar yang sedikit warnanya saya lebih memakai .gif 256 colors.

Optimalkan Gambar dengan WP-Smush.it

Untuk mempercepat loading blog, kita sebisa mungkin memakai gambar yang memiliki ukuran kecil. Saya sendiri memanfaatkan plugin yang bernama wp-smush.it. Dengan plugin ini, kita bisa lebih meng-compress besar gambar.

Sayangnaya tidak semua hosting bisa memakai wp-smush.it. Untuk hosting gratisan seperti 000webhost tidak bisa, IDHostinger prosesnya lama bahkan tidak bisa. Selain itu untuk hosting sekelas masterweb pun masih berat menjalankan plugin ini.

Maksimalkan Widget

Baik wordpress, blogspot, atau apapun itu platform blog-nya. Kamu wajib memakai trik ini untuk mempercepat loading blog. Saya dulu melakukan hal ini dan blog saya 100% lebih cepat dari sebelumnya.

Di tulisan tersebut saya menuliskan bagaimana saya memaksimalkan widget.

Seringkali seorang blogger baru, menempelkan widget yang tidak perlu, seperti page rank, badge, awarad, game, dll. Nyatanya semua itu tidak berguna untuk visitor, saya yakin visitor tidak memperdulikan seberapa tinggi page rank kamu, seberapa kecil alexa rank kamu, atau award apa saja yang kamu dapat, dll.

Maksimalkan Plugin

Cara mempercepat blog selanjutnya yang bisa kamu terapkan adalah maksimalkan plugin. Buang plugin yang tidak begitu perlu dan memakan resource system banyak.

Plugin biasanya memakan resource lebih pada memory dan prosesor server yang kita pakai, apalagi plugin yang ditulis dengan tidak rapih akan memakan resource lebih besar lagi. Akibatnya server kita berjalan dengan lambat.

Kamu bisa melihat plugin yang memakan resource besar pada link di bawah:

Trik yang bisa kamu gunakan untuk menekan resource cpu server adalah memakai cache plugin dan memakai tema yang ringan. Untuk cache plugin saya merekomendasikan W3 Total Cache.

Untuk tema, saya memakai thesis framework. Dengan thesis saya bisa membuang plugin yang tadinya tidak bisa kamu buang karena thesis sudah memiliki fitur tersebut.

Sayangnya, thesis tema premium. Untuk tema gratis, saya menyerankan memakai tema twenty* dari wordpress, atau tema premium gratis dari agan Jauhari.

Pilih Hosting yang Tepat

Cara selanjutnya untuk mempercepat blog adalah memilih hosting yang tepat.

Memilih hosting yang tepat, memang sebuah hal tidak mudah bagi seorang blogger. Sekarang saya memakai VPS dari WSWD, sebelumnya saya memakai hawkhost dan hostgator.

Berikut adalah perjalan saya memakai hosting:

Masterweb > Jagoanhosting > Mochahost > Hostgator > Site5 > Hawkhost > WSWD VPS.

Selain karena ingin mencoba, alasan kenapa saya berpindah hosting cukup banyak dalam tiga thun terakhir bisa kamu baca di bawah:

Saya mempunyaui pengalaman bagus baik di Hawkhost ataupun Hostgator.Mempercepat loading blog

Pengujian ke dua

Kenapa tidak Blogspot atau Blogger?

Meskipun gratis blogspot kurang bertenaga jika dibandingkan wordpress. Kita tidak bisa leluasa melakukan pengaturan ini-itu di blogspot.

Tetapi, hal positif dari blogspot adalah cloud. Blog kita berada pada server cloud milik google.

Selanjutnya tinggal bagaimana kita sebagai webmaster.

Matt Cuts (orang dibalik algoritma google), pernah menjawab mana yang lebih baik antara wordpress dan blogger dalam SEO.

Intinya, dia menjawab, untuk casual blogging blogspot lebih baik.

Untuk yang memerlukan pengaturan lebih, wordpress lebih baik.

**

Saya yakin masih ada trik lain untuk memaksimalkan kecepatan loading blog, jika kamu mempunyai trik mempercepat loading blog lain jangan sungkan untuk berbagi dengan kita.