Pernah gak sih kamu pengen ngelakuin banyak hal, tapi bingung yang mana duluan dikerjakan?

atau..

Kamu tidak bisa fokus dan berkomitmen mengerjakan satu tugas sampai selesai..

Ya, saya seringkali terjebak pada masalah tersebut. Ini juga yang menjadi alasan kenapa dua bulan terakhir saya tidak bisa menulis di blog ini.

Ada banyak draft dan ide yang sudah saya simpan di Evernote saya. Tetapi masalahnya sama, saya bingung menentukan mana dulu yang harus saya kerjakan.

Setidaknya ada 23 draft tulisan yang belum saya selesaikan..

dan ada lebih 207 post yang belum saya baca dari feed saya..

Pertanyaannya, terus kenapa? [continue reading…]

{ 0 comments }
managed-services

Satu bulan terakhir ini saya tidak menulis apa-apa. Saya meminta maaf m(_ _)m …

Buat yang belum tahu, sekarang saya bekerja sebagai fulltime software engineer.

Karena alasan itu, ada target software yang harus release sebelum bulan Oktober. Software ini berupa mobile app, mirip MooC, yang nantinya akan digunakan untuk membantu pelajar-pelajar Indonesia belajar secara online dan mandiri.

Oke, back to the topic..

Meskipun terbilang terbengkalai dengan kesibukan saya sekarang. Tetapi pikiran saya bisa tenang tidak memikirkan maintenance hosting. Alasannya karena sekarang saya memakai managed hosting.

Saya berbicara hosting sekelas VPS atau sejenisnya, di mana maintenance bukan urusan hosting provider.

Dahulu ketika saya sedang sibuk-sibuknya, sering saya mengabaikan maintenance. Akibatnya masalah-masalaih kecil sampai besar muncul.

Beruntung, sejak awal tahun ini saya memakai managed hosting. Saya tidak perlu repot memikirkan detail-detail kecil. Pada post ini saya akan menulis kenapa atau kapan sebaiknya kita menggunakan managed hosting

So, jika teman-teman blogger punya masalah yang sama, jangan sampai skimming.. [continue reading…]

{ 0 comments }

Sebenarnya, Apa itu Gutenberg WordPress?

Jika kamu mengikuti berita WordPress beberapa minggu terakhir, kamu pasti sering mendengar Gutenberg.

Ya, setiap saya membaca feed, saya pasti memaca tentang Gutenberg (btw, feed saya memang dipenuhi tentang blogging & WordPress). Gutenberg tidak lain adalah nama yang diberikan untuk editor terbaru di WordPress.

Di komunitas WordPress dan blogger, Gutenberg merupakan salah satu fitur WordPress yang paling diantisipasi tahun ini. Fitur ini sangat besar dan akan mengubah bagaimana kita menulis di platform WordPress.

Nah, Setelah membaca banyak tulisan positif tentan Gutenberg. Saya terus terang penasaran dan langsung mencobanya. Setelah memakai editor ini beberapa jam, saya bisa merasakan sendiri kenapa editor ini begitu spesial.

Saya akhirnya bisa menyimpulkan bahwa:

  • Gutenberg itu keren banget.
  • Gutenberg akan mengubah bagaimana semua orang blogging.

Saya tidak lebay, memang itulah kenyataannya. Dengan gutenberg, mereka yang tidak terlalu paham dengan kode-kode HTML akan bisa membuat desain yang bagus.

Gutenberg saat ini belum berada pada posisi final. Tetapi kita tetap bisa mencobanya menggunakan plugin Gutenberg. [continue reading…]

{ 11 comments }
Social share

Satu-satunya kesamaan setiap blog atau web adalah adanya tombol social share. Kamu tidak akan asing lagi dengan tombol ini. Tombol social share biasanya dipasang tepat dibawah judul artikel atau tepat setelah artikel selesai.

..Dan ada juga yang memasang tombol social share mengikuti layar browser kita.

Pertanyaannya, kenapa memasang social share?

Untuk kamu yang belum tahu. Tombol social share adalah tombol dengan icon-icon seperti facebook, google, twitter, dan social media lainnya. Tombol tersebut jika ditekan akan otomatis membagikan halaman yang sedang kamu baca di social media kamu.

Webmaster atau blogger biasanya memasang tombol social share dengan harapan pembaca membagikan tulisan-tulisan mereka agar trafik dan pageviews meningkat.

Tombol ini kemudian ditempatkan dan di-desain sedemikian rupa, secantik mungkin, semenarik mungkin agar pembaca melihatnya dan tentunya melakukan klik.

Pertanyaan lainnya, apakah tombol socal share cukup efektif menaikan trafik? [continue reading…]

{ 3 comments }
HTTP to HTTPS

Memasang SSL dan migrasi sepenuhnya dari HTTP ke HTTPS bukan hal yang mudah bagi saya. Bukan karena sulit instalasi, tetapi karena masalah-masalah yang muncul setelah install SSL.

Ya, Berbagai masalah muncul setelah memasang SSL. Ternyata ada banyak pelajaran yang wajib saya pedulikan setelah menggunakan protokol HTTPS.

Di post ini, saya harap pengalaman saya bisa membantu teman-teman blogger menghindari masalah-masalah tersebut.

Sebelumnya, kenapa saya tertarik dan repot-repot memigrasikan web dari HTTP ke HTTPS?

Ada tiga alasan kenapa saya memigrasikan semua web saya ke HTTPS.

Alasan pertama adalah karena Chrome memberikan flag insecure di address bar mereka sejak tanggal 1 Juli 2018.

Alasan kedua adalah karena google memasukan HTTPS sebagai salah satu sinyal SEO.

Alasan terakhir karena sertifikat SSL sekarang bisa didapatkan secara gratis melalui Let’s Encrypt atau CloudFlare.

Ternyata saya salah…  [continue reading…]

{ 6 comments }