Sebenarnya, Apa itu Gutenberg WordPress?

Jika kamu mengikuti berita WordPress beberapa minggu terakhir, kamu pasti sering mendengar Gutenberg.

Ya, setiap saya membaca feed, saya pasti memaca tentang Gutenberg (btw, feed saya memang dipenuhi tentang blogging & WordPress). Gutenberg tidak lain adalah nama yang diberikan untuk editor terbaru di WordPress.

Di komunitas WordPress dan blogger, Gutenberg merupakan salah satu fitur WordPress yang paling diantisipasi tahun ini. Fitur ini sangat besar dan akan mengubah bagaimana kita menulis di platform WordPress.

Nah, Setelah membaca banyak tulisan positif tentan Gutenberg. Saya terus terang penasaran dan langsung mencobanya. Setelah memakai editor ini beberapa jam, saya bisa merasakan sendiri kenapa editor ini begitu spesial.

Saya akhirnya bisa menyimpulkan bahwa:

  • Gutenberg itu keren banget.
  • Gutenberg akan mengubah bagaimana semua orang blogging.

Saya tidak lebay, memang itulah kenyataannya. Dengan gutenberg, mereka yang tidak terlalu paham dengan kode-kode HTML akan bisa membuat desain yang bagus.

Gutenberg saat ini belum berada pada posisi final. Tetapi kita tetap bisa mencobanya menggunakan plugin Gutenberg. [click to continue…]

{ 7 comments }
Social share

Satu-satunya kesamaan setiap blog atau web adalah adanya tombol social share. Kamu tidak akan asing lagi dengan tombol ini. Tombol social share biasanya dipasang tepat dibawah judul artikel atau tepat setelah artikel selesai.

..Dan ada juga yang memasang tombol social share mengikuti layar browser kita.

Pertanyaannya, kenapa memasang social share?

Untuk kamu yang belum tahu. Tombol social share adalah tombol dengan icon-icon seperti facebook, google, twitter, dan social media lainnya. Tombol tersebut jika ditekan akan otomatis membagikan halaman yang sedang kamu baca di social media kamu.

Webmaster atau blogger biasanya memasang tombol social share dengan harapan pembaca membagikan tulisan-tulisan mereka agar trafik dan pageviews meningkat.

Tombol ini kemudian ditempatkan dan di-desain sedemikian rupa, secantik mungkin, semenarik mungkin agar pembaca melihatnya dan tentunya melakukan klik.

Pertanyaan lainnya, apakah tombol socal share cukup efektif menaikan trafik? [click to continue…]

{ 1 comment }
HTTP to HTTPS

Memasang SSL dan migrasi sepenuhnya dari HTTP ke HTTPS bukan hal yang mudah bagi saya. Bukan karena sulit instalasi, tetapi karena masalah-masalah yang muncul setelah install SSL.

Ya, Berbagai masalah muncul setelah memasang SSL. Ternyata ada banyak pelajaran yang wajib saya pedulikan setelah menggunakan protokol HTTPS.

Di post ini, saya harap pengalaman saya bisa membantu teman-teman blogger menghindari masalah-masalah tersebut.

Sebelumnya, kenapa saya tertarik dan repot-repot memigrasikan web dari HTTP ke HTTPS?

Ada tiga alasan kenapa saya memigrasikan semua web saya ke HTTPS.

Alasan pertama adalah karena Chrome memberikan flag insecure di address bar mereka sejak tanggal 1 Juli 2018.

Alasan kedua adalah karena google memasukan HTTPS sebagai salah satu sinyal SEO.

Alasan terakhir karena sertifikat SSL sekarang bisa didapatkan secara gratis melalui Let’s Encrypt atau CloudFlare.

Ternyata saya salah…  [click to continue…]

{ 6 comments }
Wordpress Caching

Pernah tidak ngerasain jika blog WordPress kamu berat?
Atau, waktu loading yang lama?

Jika jawabannya pernah, kemungkinan besar kamu belum menerapkan caching pada blog WordPress yang kamu kelola.

Saya akui jika caching itu ribet dan susah. Untuk menjelaskan caching secara rinci, rasanya tidak cukup blog posting saja. Saya mungkin bisa menjadikan topik caching sebagai sebuah buku.

Karena rumitnya caching, alih-alih mempercepat blog. Salah konfigurasi caching berakibat pada blog yang lebih berat dan lebih lambat.

Seram kan

Terima kasih untuk WordPress. WordPress memiliki sistem plugin. Yaitu sistem yang bisa meng-extend funsionalitas. Dengan plugin, kita bisa meng-extend fungsionalitas caching hanya dengan beberapa klik saja.

Masalahnya

Ada puluhan atau bahkan ratusan caching plugin yang tersedia untuk WordPress. Tentu, memilih plugin caching terbaik tidak mudah juga.

Kabar baiknya, pada post ini saya akan membandingkan secara objektif enam caching terpopuler di WordPress. Dan menjawab manakah caching plugin terbaik. [click to continue…]

{ 0 comments }
Konten Berkualitas SEO

Setiap blogger profesional menyebutkan bahwa konten berkualitas itu sangatlah penting. Konten adalah raja. Mereka sepakat bahwa di SEO yang menjadi pemenang adalah konten yang berkualitas.

Tetapi pertanyaannya adalah:

Seperti apa sih konten berkualitas itu?
Bagaimana google membedakan konten berkualitas dengan sampah?

Dan hampir semua blog yang saya baca jawabannya sama. Intinya konten yang berkualitas itu adalah konten yang disajikan untuk manusia.

Tetapi, saya sangat tidak puas dengan jawaban seperti itu. Saya yakin, pikiran saya sama dengan kalian. Saya ingin jawaban lebih jelas dan pasti. [click to continue…]

{ 0 comments }

Ya, pabelog.com sudah pindah hosting ke Qwords Hosting. Seperti yang saya tulis sebelumnya, saya mulai memikirkan memotong biaya hosting.

Sesuai post itu, terdapat tiga alternatif yang saya pikirkan. Hawkhost, Stablehost, dan Qwords. Pada akhirnya pilihan pun jatuh ke Qwords Hosting.

Kenapa saya memilih Qwords Hosting dibanding Hawkhost atau Stablehost?

Ada 3 pertimbangan yang saya pakai dalam memilih hosting. Pertama adalah dari sisi pembaca blog. Kedua dari sisi teknis. Ketiga adalah harga. [click to continue…]

{ 2 comments }
public_html

Katakanlah kamu ingin mengganti root direktori untuk domain utama yang berlokasi di public_html ke public_html/domain.com. Kamu memindahkan isi web dari public_html ke public_html/domain.com

… Masalahnya, ketika kamu mengakses domain.com dari internet, yang kamu dapatkan bukanlah tampilan web. Melainkan struktur direktori seperti FTP. [click to continue…]

{ 0 comments }